Tips Naik Kereta Api Dengan Membawa Koper

Kereta api

Naik kereta api tut tut tuuuut

Siapa hendak turut

Ke bandung Surabaya

Bolehlah naik dengan percuma

Ayo kawanku lekas naik

Keretaku tak berhenti lama

Familiar dengan lagu itu sahabat ngiringmelali?

Pastinya dong ya.  Lagu anak-anak yang sudah menemani masa kecil kita semua sampai masa kecil anak-anak kita sekarang.  Lagu yang membuat anak-anak mengenal moda transportasi bernama kereta api.  Buat saya yang masa kecilnya dihabiskan di Kendari, Sulawesi Tenggara, menyanyikan lagu naik kereta api artinya sembari berimajinasi membayangkan bagaimana rasanya naik kereta api dan harus cukup puas menatap gambarnya saja.  Karena di Kendari memang belum ada kereta api.

Jauh berbeda dengan cah bagus saya, Prema,  yang sudah wara wiri naik kereta api sejak dalam kandungan.  Maklum emaknya tinggal di Bogor, kerja di Jakarta.  Tiap hari deh naik kereta.  Ngerasain banget yang namanya desak-desakan mulai dari naik, dalam perjalanan hingga turun.  Ngalamin juga banyaknya ‘drama’ dalam kereta.  Bahkan sekedar urusan tempat duduk aja bisa bikin para penumpang cakar-cakaran.  Ah pokoknya lengkap deh.

Saya bahkan merasakan naik kereta dari zaman masih kereta ekonomi yang banyak penumpang naik di atap gerbong, pernah jatuh di sela kereta dan peron, bahkan pernah pingsan di stasiun lalu sadar-sadar udah di ruang kepala stasiun hahaha

Kalau di ingat-ingat lagi, selalu ada kisah baru setiap naik kereta.  Seru, lucu, ngeselin tapi juga bikin kangen.  Setelah saya resign beberapa tahun lalu, rutinitas berkereta api juga ikut berkurang.  Sesekali masih naik sih, kali ini lebih sering berdua Cah bagus, untuk mengikuti berbagai kegiatan yang lokasinya terjangkau dengan moda kereta api.

Bepergian dengan menggunakan kereta api memang menyenangkan, apalagi kini kereta Indonesia semakin berbenah dan membuat penumpang kian nyaman. Kamu bisa travelling ataupun bepergian ke luar kota sambil duduk santai menikmati indahnya pemandangan dari dalam kereta. Tiket kereta api Indonesia juga dibilang lebih murah daripada transportasi lain, tak heran banyak yang memilih kereta Indonesia sebagai sarana transportasi favoritnya.

Ngomong-ngomong soal kereta, selain seputar Jabodetabek, sesekali saya juga suka naik kereta untuk perjalanan jarak jauh.  Seperti lagu masa kecil itu, saya pernah naik kereta ke Bandung dan beberapa kali ke Jogjakarta.  Bahkan saya masih penasaran pengen naik kereta menuju Banyuwangi, kota paling Timur di pulau Jawa sekaligus stasiun terakhir dalam lintasan rel panjang yang melintasi antar kota antar propinsi di Pulau Jawa.

Kereta Api
Perjalanan kami sekeluarga menuju Jogjakarta dengan Kereta Api. Seruuuu banget!
Koper-koper bisa ditaruh di kabin lho

Sekitar 2 tahun lalu, kami bahkan liburan ke Jogjakarta dalam rombongan keluarga besar dengan kereta api dari Jakarta.  Memberikan pengalaman liburan baru buat kedua orang tua, adik dan keponakan yang datang dari Kendari.  Seru banget.  Semuanya excited menikmati perjalanan.  Ini kali pertama buat mereka naik kereta api.  Langsung berjam-jam pula perjalanannya.

Namanya perjalanan jarak jauh dan beramai-ramai tentunya bawaan kami juga banyak.  Apalagi mengajak anak kecil, udah serasa pindahan deh.  Biar praktis dan gak banyak tentengan, kami biasanya membawa 1 koper berukuran besar yang berisi pakaian ganti dan perlengkapan lainnya.

Banyak yang belum paham aturan membawa koper di dalam kereta api Indonesia sehingga sering melanggaran peraturan karena tidak mengetahuinya. Hampir sama dengan pesawat, sebenarnya membawa koper di dalam kereta juga ada aturannya lho. Setiap penumpang hanya diperbolehkan membawa koper dengan dimensi 70 cm x 48 cm x 30 cm dan berat bawaan tidak melebihi 20 Kg. Jika kamu ingin membawa barang lebih dari itu, kamu bisa membayar kursi tambahan dengan maksimal barang bawaan 40 kg.

Agar tidak berlebihan dalam membawa barang bawaan saat naik kereta api Indonesia, baca tips berikut ini deh:

Sesuaikan Barang Bawaan

sumber:blog.jetblue.com

Tak perlu membawa banyak barang bawaan ketika hendak bepergian naik kereta. Pilihlah pakaian yang sesuai dengan kota tujuan dan bawa seperlunya saja. Bila bepergian satu minggu, cukup bawa beberapa pakaian dan barang penting saja ke dalam koper agar tidak melebihi kapasitas yang ditentukan.

Pisahkan Beberapa Barang

Pisahkan barang-barangmu seperti pakaian dan perlengkapan mandi agar tidak campur aduk. Menata koper dengan memisahkan barang juga akan membuat space lebih lega dan muat lebih banyak barang lho. Pisahkan perlengkapan mandi ke dalam pouch.  Tips lainnya, menata pakaian bisa dengan menggulungnya.  Selain membuat penataan lebih rapi, muat banyak, pakaian juga jadi tidak mudah kusut.  Biasanya saya langsung menggulung sepasang-sepasang berupa atasan, bawahan dan pakaian dalam sehingga memudahkan saat mengambil pakaian dari dalam koper.

Kemas Cairan Dengan Baik

sumber:worldalldetails.com

Belum ada peraturan seketat Pesawat untuk membawa cairan ke dalam kereta api Indonesia. Tapi kamu perlu memasukkan make up dan perlengkapan mandi yang berupa cairan ke dalam kantong tahan air baru sebelum menyimpannya ke dalam pouch. Jangan sampai kamu langsung memasukkannya ke dalam koper tanpa mengemasnya dengan baik jika tidak ingin make up  tersebut tumpah dan mengotori barang bawaan yang lainnya.

Saya pernah lho punya pengalaman gak enak soal ini.  Saat itu saya lupa mengemas hand and body lotion dalam plastik dan langsung memasukkannya ke dalam koper.  Rupanya karena kegencet, lotion tadi terbuka dan tumpah mengotori pakaian-pakaian saya.  Sedihnya lagi, pakaian yang terkena noda adalah pakaian yang akan saya kenakan untuk memberi materi keesokan paginya.  Akhirnya malam itu saya begadang di hotel untuk membersihkan dan mengeringkan noda itu.  Jangan sampai kamu mengalami hal yang sama ya.

Bawa Tas Cadangan

Bawa selalu tas candangan di dalam kopermu untuk mengantisipasi barang bawaan yang melonjak setelah bepergian nanti. Bawalah tas yang bisa dilipat ringkas agar tidak memenuhi koper kamu. Bawa juga tas kecil untuk tempat barang-barang penting seperti ponsel, kartu identitas, uang, dan charger agar bisa mengambil barang tersebut dengan mudah saat dibutuhkan.

Datang Lebih Awal

sumber:metrotvnews.com
sumber:metrotvnews.com

Jika kamu naik kereta api dengan membawa koper, sebaiknya datanglah lebih awal dibanding yang lainnya. Hal ini mengantisipasi kemepetan jadwal dan membuat kamu berlari-lari agar tidak ketinggalan kereta. Tidak mau kan kamu harus berlari dengan menyeret kopermu di stasiun?

Jangan bercanda soal isi kopermu

Meski tak semua stasiun melakukan pemeriksaan dengan logam detector seperti di bandara, tapi jangan pernah membawa barang-barang berbahaya apalagi mengandung bahan peledak, narkoba dan sejenisnya.  Jangan pula bercanda dengan mengatakan isinya bom atau bahan peledak lainnya jika kamu tak ingin berurusan dengan pihak yang berwajib.  Sudah tahu belum penumpang yang membawa ular Sanca di kereta Kertajaya jurusan Surabaya – Jakarta Februari lalu. Tindakan yang sangat membahayakan penumpang dan tidak patut untuk ditiru.  Selain berbahaya, tindakan ini juga membuat panik penumpang lainnya

Mudah bukan? Jangan sampai menyalahi aturan membawa koper di kereta Indonesia ya. Mengemas koper dengan baik juga akan memudahkan liburanmu lho.  Jadi, sudah siap jelajah bumi nusantara dengan kereta api? Jalan bareng yuks

Salam

Arni

4 thoughts on “Tips Naik Kereta Api Dengan Membawa Koper

  1. Dulu saya naik.kereta bandung jakarta, dus 2 koper 1, walhasil habis tempat wkwkw

    Betul, datang duluan adalah terbaik, tapi itu kalo kereta berangkat pertama dari stasiun kita hehe..

    Saya nggak akan kapok naek kreta, enak banget buat tidur..

    • Wohooo bawaannya banyak juga ya mas
      Naik kereta jarak jauh itu menyenangkan. Sajian pemandangan memikat sepanjang jalan itu membuai mata banget ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *