Taman Nasional Baluran

Berbagi Tanpa Batas, Menolong Tanpa Sekat, Bersama Sekolah Relawan

“Terinspirasi dan Bergerak!”

Tagline ini menghiasi halaman depan laman jejaring Sekolah Relawan.  Tagline yang menjadi pemicu semangat bagi seluaruh relawan dan tentunya menginspirasi setiap pembacanya.  Termasuk saya.  Sudah sejak lama saya mengenal nama Sekolah Relawan.  Tak hanya sekali dua kali saya terkagum-kagum pada cara mereka menjalankan aksi, bagaimana mereka begitu cepat tanggap pada setiap peristiwa kemanusiaan tanpa memandang latar belakang.

Bencana adalah tentang bagaimana manusia mendapat musibah, ada tangis dan duka.  Ada kehilangan disana.  Dan disanalah nurani seyogyanya terketuk.  Bahwa menolong tak harus memilih.  Bahwa membantu adalah murni tanpa muatan.  Melihat berbagai aksi yang sudah berjalan, saya banyak mendapat pelajaran sekaligus berkaca dan bertanya pada diri sendiri, sudahkah saya bermanfaat untuk sesama? Continue reading “Berbagi Tanpa Batas, Menolong Tanpa Sekat, Bersama Sekolah Relawan”

Taman Nasional Baluran

Traveling atau Holiday?

Traveling Vs Holiday

Beberapa hari lalu saya membaca status seorang kawan di media social.  Kawan saya ini biasa mengorganisir sebuah perjalanan bersama atau istilah kerennya “open trip” bareng dimana dia menjadi leadernya.  Distatusnya dia menulis tentang kekesalannya pada salah satu peserta tripnya yang sering mengeluh karena gak puas dengan perjalanan yang mereka lakukan, mulai dari lokasi hingga gak siap untuk naik  transortasi publik, hotel biasa bahkan makan kaki lima yang nota bene makanan lokal di tempat yang mereka kunjungi.  Dan konon itu karena mereka merasa sudah membayar  “lebih”

Yang menggelitik saya untuk menuliskan ini adalah salah satu komen di status tersebut, kira-kira bunyinya begini, “Kalau gak mau susah, holiday sana ikutan paket tour dengan guide.  Jangan traveling, karena traveling itu justru seninya adalah saat nyasar bareng atau menikmati kehidupan masyarakat lokal,”. Continue reading “Traveling atau Holiday?”