Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Sepenggal Kisah Heroik dari Monumen Operasi Lintas Laut Jawa – Bali

Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali

“Itu apa, Ayah? Kok ada mobil tanknya?” tanya Prema saat kami melintas di Jembrana menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk menyeberang ke Pulau Jawa, kembali ke Bogor di awal tahun 2019 tempo hari

“Wah iya. Bentuk bangunannya unik. Apa ya itu?” Saya jadi ikut penasaran

“Daripada penasaran, mendingan kita putar balik aja yuk.  Mampir sebentar ke sana,” ajak suami yang langsung bersiap-siap untuk memutar balik kendaraan kami.

Kami memang sudah melewati bangunan unik ini.  Berada di tengah-tengah kawasan Taman Nasional Bali Barat, tempatnya agak tersembunyi di balik rimbun pepohonan.  Dalam kondisi jalanan sepi seperti saat kami melintas, sebagian besar kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak menyadari keberadaannya.  Seperti kami, meski tak terlalu ngebut-ngebut banget karena memang ingin menikmati pemandangan sepanjang jalan, di mana banyak monyet-monyet yang bergelantungan di dahan pohon atau sekedar berkumpul di tepi jalan, tapi tetap saja baru menyadari keberadaan bangunan unik ini setelah melewatinya. Continue reading “Sepenggal Kisah Heroik dari Monumen Operasi Lintas Laut Jawa – Bali”

Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Damai Tutur Gunung Batur

Batur Global Geopark

“Wow… ini cantik sekali!” Saya terkagum-kagum memandang hamparan bebatuan berwarna hitam di kaki Gunung Batur yang terbentang luas di hadapan kami hari itu, saat kami sedang dalam perjalanan menuju pemandian air panas alami di tepian Danau Batur.

“Kita mampir yuk! Mau foto-foto,” Haha antena narsis saya langsung berdiri tegak memancarkan sinyal yang kuat.

“Nantilah pulangnya aja, kita makan siangnya di sini aja, sambil piknik tipis-tipis.  Sekarang ikut rombongan dulu,” Sahut Mang Yogi, adik ipar saya yang duduk di bangku belakang. Continue reading “Damai Tutur Gunung Batur”

Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Intip Jakarta Malam Dari Puncak Monas, Cantik Lho!

Monas

Enaknya ke mana ya sore ini?  Mumpung udah kadung di Jakarta nih,” Tanya Pak Suami saat kami dalam perjalanan menjemput Gita, keponakan saya dari Kendari yang kebetulan sedang ada kegiatan kampus di Jakarta

“Ke Monas aja yuk, Bu.  Prema pengen lihat air mancur menari.  Waktu itu khan pas kita ke sana, air mancurnya lagi mati,” samber Prema dari bangku belakang

Wah, rupanya Prema masih penasaran sama air mancur menari di Monas.  Sudah dua kali kami ke sana untuk menonton pertunjukannya, dan dua kali pula kami kecewa karena ternyata air mancurnya sedang tidak menyala.  Yang pertama, karena hujan.  Yang kedua, karena bertepatan dengan bulan puasa, sehingga selama sebulan, atraksi air mancur dihentikan sementara. Continue reading “Intip Jakarta Malam Dari Puncak Monas, Cantik Lho!”

Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Fajar Merekah di Gunung Bromo

Gunung Bromo

“Ayo! Udah sore nih.  Biar gak terlalu kemalaman di jalan.  Bromo masih jauh,” ajak Pak suami saat kami masih di Savana Bekol Taman Nasional Baluran.

Ah ya ya.  Dari Baluran, kami memang berencana melanjutkan perjalanan ke Bromo.  Terbayang kembali melintasi jalan berbatu dan berlubang sampai ke gerbang Taman Nasional.  Yes, siap-siap deh 1 jam berjoget ria.  Lalu berlanjut melintasi hutan jati nan luas dan panjang di Situbondo, sebelum akhirnya kami masuk ke wilayah Probolinggo, mendekati Bromo. Continue reading “Fajar Merekah di Gunung Bromo”

Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Eksotisme Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran

“Eh, kita punya lho Africa mini di ujung Pulau Jawa, namanya Taman Nasional Baluran.” Kata seorang kawan dalam sebuah obrolan beberapa tahun lalu.

Entah kenapa, obrolan itu seperti terngiang-ngiang dalam bilik ingatan.  Saya penasaran tingkat tinggi jadinya.  Kalau kata anak jaman sekarang kemal : kepo maksimal.  Saya jadi banyak-banyak melangitkan mimpi semoga suatu hari bisa menginjakkan kaki di sana.

Hati-hati dengan mimpimu! Continue reading “Eksotisme Taman Nasional Baluran”

Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Reguk Damai di Gua Sunyaragi, Cirebon

Gua Sunyaragi Cirebon

Sang surya sedang terik-teriknya memancarkan sinar ketika bus yang kami tumpangi memasuki area parkir Gua Sunyaragi.  Sepintas tak tampak sesuatu yang istimewa di lahan parkir ini.  Hanya ada beberapa pedagang makanan yang menawarkan aneka sajian khas Cirebon di sebuah bangunan tua yang tampak lebih mirip bekas sekolah atau kantor.  Jujur, saya bertanya-tanya, “mau ngapain sih ke sini?” Continue reading “Reguk Damai di Gua Sunyaragi, Cirebon”

Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Pesona Candi Prambanan, Warisan Mahakarya Indonesia Untuk Dunia

y7

TIDAAAAAK! Aku tidak bisa menerima ini.  Hari belum pagi.  Kamu curang Roro Jonggrang! Aku kutuk kau menjadi arca di candi keseribu!” teriak Bandung Bondowoso murka

Kutukannya bertuah.  Seketika Roro Jonggrang berubah menjadi arca, melengkapi 1000 candi yang dimintanya sebagai syarat ketika Bandung Bondowoso ingin menjadikan dirinya sebagai istri.

————————- Continue reading “Pesona Candi Prambanan, Warisan Mahakarya Indonesia Untuk Dunia”

Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Psst…! Ini Dia Rahasia Membangun Keluarga Bahagia

Go Wet Grand Wisata Bekasi

“Bu, kapan-kapan kita ke Go! Wet lagi ya.  Permainannya seru-seru banget.  Prema mau ke sana lagi,” celoteh Cah bagus saya, Prema, di Senin pagi sembari mengenakan pakaian untuk bersiap ke Sekolah

“Prema suka ya?”

 “Sukaaa banget.  Sayangnya rumah kita jauh ya.  Coba kita pindah aja ke sana, bu.  Khan asyik deh bisa deket berenangnya.  Sekolahnya Prema juga pindah aja sekalian ke dekat-dekat sana.  Kayaknya tinggal di sana enak deh,”

 Huft… celoteh pagi yang bikin pening kepala nih.  Lha gimana gak pening, bisa-bisanya Cah bagus minta pindah ke Grand Wisata.  Iya sih, fasilitasnya lengkap gitu, siapa yang gak tergoda coba.  Hmm… kudu jadi bahan pillow talk nih sama yayang tersayang #uhuk

Jadi, kenapa sih Prema begitu ngebet pindah ke Grand Wisata padahal dia baru sekali ke sana?

Sini sini duduk manis.  Saya dongengin deh. Continue reading “Psst…! Ini Dia Rahasia Membangun Keluarga Bahagia”

Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Menapak Jejak Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon

Keraton Kasepuhan Cirebon

Butir-butir gerimis menyambut kami saat turun dari bus.  Mengiringi langkah-langkah kami yang berlari kecil menuju loket pembelian tiket.  Untuk masuk area Keraton,  harga tiket untuk pelajar 10 ribu, umum 15 ribu dan wisatawan mancanegara 20 ribu. Termasuk murah untuk tempat wisata yang didalamnya terdapat banyak pengetahuan sejarah.  Kami mendapatkan harga khusus, Karena datang dalam rombongan besar.  Selain tiket, petugas juga menawarkan jasa pemandu wisata yang akan mengantar perjalanan kami menyusuri area keraton yang cukup luas. Tarifnya sukarela, gak ada patokan di loket tiket.

Saya mengedarkan pandangan ke sekeliling.  Di samping loket tiket, tampak penjual souvenir menjajakan dagangannya.  Batik-batik dengan motif khas Cirebon tampak melambai tertiup angin seolah menggoda pengunjung untuk membelinya.  Khas Wisata Indonesia, selalu ada sajian souvenir penanda daerah, sebagai kenang-kenangan saat kembali ke tempat asal. Tepat di depan Keraton Kasepuhan, terdapat alun-alun Kota Cirebon.  Pada zaman dahulu, alun-alun ini bernama Sangkala Buana yang dijadikan tempat latihan keprajuritan yang dilakukan setiap hari Sabtu (Saptonan).  Selain itu, alun-alun ini juga difungsikan untuk melaksanakan berbagai macam hukuman bagi rakyat yang melanggar peraturan. Continue reading “Menapak Jejak Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon”

Museum kebangkitan Nasional STOVIA

Perjalanan Lancar dan Nyaman dengan Transportasi Umum

Tranportasi Umum

Saya menggandeng tangan Prema menyusuri peron setelah turun dari commuter line di stasiun Sudirman.  Gegas kami berjalan keluar dan bersiap melanjutkan perjalanan dengan bus Transjakarta.  Hari itu, kami akan ke Gelora Bung Karno untuk menonton pertandingan-pertandingan dalam event Asian Para Games 2018, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.

“Ibu, kita nanti naik ke jembatan itu?” Tanya Prema sembari menunjuk Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Dukuh Atas yang menjadi tujuan kami

“Iya. Khan kita mau ke halte transjakarta,”

“Yeaaay.  Pasti seru ya, bisa lihat mobil-mobil yang jalan di bawah kita dari jembatan itu!” Prema berseru senang.   Continue reading “Perjalanan Lancar dan Nyaman dengan Transportasi Umum”