Sekolah-coding-anak-1

Petualangan Kata-kata Dunia Digital Bersama Storytel

Storytel

Sore itu untuk kesekian kali ia mematut-matut celah di tembok. Letaknya di tengah lintasan retakan. Terletak 30 centi dari atas tembok dengan lebar sekitar 1 cm. Menurut perkiraan Petra panjangnya kira-kira 40 cm.  Pinggiran celah itu hijau kehitaman-hitaman oleh lumut. Sejumput tanaman liar tumbuh di situ. Daun-daunnya menjuntai, nyaris ke ujung celah. Terlihat saat aneh. Sepi dan sendiri. Tembok itu memang tampak sendiri, bahkan terlalu sendiri. Seolah tembok itu bukan merupakan bagian dari rumah tetangga  belakangnya, bahkan bukan bagian dari alam ini. Tembok itu tampak terasing. Terpencil. Terkucil. Tampak tertolak dari segala sesuatu.

Ia mendekati tembok. Disentuhnya pinggiran celah itu. Sesuatu menggigit ujung jarinya. “Aww..!” cepat ia menarik tangan. Rasanya seperti kena setrum. Setrum. Ia mengamati. Tak ada apa-apa di situ, selain rumput.

Continue reading “Petualangan Kata-kata Dunia Digital Bersama Storytel”
Sekolah-coding-anak-1

Cerahkan Hati, Cerahkan Hari, Cerahkan Wajah dengan Serum Pencerah dari Pond’s

Awal tahun ini menjadi kenangan tak terlupakan dalam kisah keluarga kami.  Untuk pertamakalinya, kami bertiga berada dalam satu kamar di luar rumah dengan segala kegalauan. Kalau biasanya akhir hingga awal tahun staycation di hotel atau sedang liburan ke tempat-tempat indah, kali ini staycationnya di Rumah Sakit. Suami dan Prema kena demam berdarah. Otomatis saya juga ikut nginap di Rumah Sakit sebagai penjaga pasien. Jangan tanya gimana galaunya. Sungguh, saya butuh sesuatu buat mencerahkan hari, hati dan wajah.

Continue reading “Cerahkan Hati, Cerahkan Hari, Cerahkan Wajah dengan Serum Pencerah dari Pond’s”
Sekolah-coding-anak-1

Asah Otak dan Motorik Anak Dengan Belajar Coding bersama Hacktiv8

Sekolah coding anak

“Bu, Jumat nanti khan Prema udah selesai ulangan. Jadi udah agak santai, kita gak kemana-mana nih?” tanya Prema Selasa lalu

“Hmm… masih pandemi sayang. Lagian khan nanti adik Rama dan Galih mau datang dari Kendari. Nanti aja liburan jalan-jalannya. Gimana kalau Prema belajar coding untuk anak aja. Kebetulan Jumat sore nih acaranya, ibu daftarin ke Sekolah Coding anak ya,”

“Mau mauuuu! Jadi itu kayak kursus coding untuk anak ya, bu?”

Continue reading “Asah Otak dan Motorik Anak Dengan Belajar Coding bersama Hacktiv8”
Sekolah-coding-anak-1

Intip Hobi Para Dokter di Hospital Playlist

Holaaaaa… Apa kabar sahabat ngiring melali?

Adakah teman-teman pembaca ngiringmelali pecinta drama korea dan menonton serial Hospital Playlist yang baru saja tamat pada  Kamis (16/9/2021) lalu? Gimana kesannya teman-teman? Kalau saya, jujur saja masih belum move on. Sampai sekarang masih sering kepoin berita para pemainnya, masih follow semuanya IG-nya, masih sering nge-like postingan-postingan terbaru. Iya, sejatuh hati itu saya sama serial ini.

Continue reading “Intip Hobi Para Dokter di Hospital Playlist”
Sekolah-coding-anak-1

7 Ide Liburan Selama Pandemi

Tak terasa 2021 sudah di penghujung tahun.  Entah mengapa saya merasa 2021 ini cepat sekali berlalu. Rasanya baru aja tahun baruan yang gak kemana-mana itu, lho kok sekarang udah mau tahun baru lagi. Bagian menyedihkannya, ternyata tahun ini pandemi belum juga usai. Bahkan di kuartal kedua tempo hari, lonjakan kasus covid-19 justru mencapai puncaknya.  Sediiiih…

Nah, jelang akhir tahun gini aroma liburan pasti makin terasa  ya. Tapi masih pandemi gaes. Jadi sepertinya sekali lagi di akhir tahun kita harus membatasi mobilitas.  Meski demikian, bukan berarti tak bisa liburan sama sekali.  Ada banyak cara menikmati masa akhir tahun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan agar semua tetap aman, sehat dan nyaman. Bagaimanapun refreshing itu penting. Sesekali keluar dari rutinitas itu perlu. Meski pandemi, hidup harus terus berjalan to.

Continue reading “7 Ide Liburan Selama Pandemi”
Sekolah-coding-anak-1

OMEN dan VICTUS, Laptop Gaming by HP Untuk Para Pecinta Game

“Coba tebak, berapa jumlah gamers di Indonesia tahun lalu?”

Pertanyaan ini menjadi pembuka dalam peluncuran dua laptop gaming besutan HP (Hewlett-Packard) yang dilakukan pekan lalu secara virtual. Pertanyaan sederhana tapi memberi gambaran menyeluruh tentang bagaimana bermain game dengan gadget (HP, laptop dll) menjadi salah satu sarana hiburan yang paling diminati selama masa pandemi dimana aktivitas sebagian besar orang dilakukan dari rumah.

Saat jawabannya keluar, sungguh menyajikan jumlah yang fantastis. Ada 100 juta gamers di Indonesia. Mulai dari gamers yang sekedar mengisi waktu, refreshing sampai profesional gamers. Luar biasa khan jumlah ini?

Continue reading “OMEN dan VICTUS, Laptop Gaming by HP Untuk Para Pecinta Game”
Sekolah-coding-anak-1

Menuju Keseimbangan Hidup, Belajar dari 100 Cerita Inspiratif

Harapan, memberi kita kebermungkinan untuk hidup dan sukses. Melihat segala peluang yang tadinya tak terlihat oleh kita. Merasakan apa yang tadinya tak bisa kita rasakan. Memikirkan hal-hal yang tadinya tak terpikirkan oleh kita. Dan akhirnya membantu kita untuk mencapai hal-hal yang kita pikir sulit untuk dicapai menjadi sesuatu yang sangat mungkin dicapai.

(100 Cerita Inspiratif, halaman 266)

“Terlalu banyak ini ibu. Kita bayarmi saja sesuai ongkosnya. 35 ribu saja,” kata pak Ode saat menerima selembar uang 50 ribu dari saya.

“Ndak apa-apa, Pak. Untuk beli oleh-oleh cucu-Ta di rumah. Malam tahun baru to,” Ibu saya menjawab dengan setengah memaksa agar Pak Ode tak perlu mengembalikan selisih uang dari pecahan 50 ribu yang diberikan kepadanya sebagai bayaran atas jasanya menjahit beberapa sepatu dan sandal kami.

Continue reading “Menuju Keseimbangan Hidup, Belajar dari 100 Cerita Inspiratif”
Sekolah-coding-anak-1

Perjalanan Aman Pekerjaan Lancar Untuk Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal Bersama TRAC

Pandemi sudah berlangsung hampir 2 tahun. Dan selama itu pula aneka kegiatan yang berkaitan dengan orang banyak sangat dibatasi.  Beragam kebijakan pemerintah telah diterapkan sebagai upaya untuk melindungi masyarakat dan mencegah penularan virus yang lebih luas.  Masih lekat dalam ingatan, di awal pandemi tahun lalu pemerintah memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Saat itu hampir semua sektor dibatasi aktivitasnya. Sekolah-sekolah memulai pembelajaran jarak jauh, pekerjaanpun banyak yang dilakukan secara online.

Tahun berganti, rupanya keadaan belum banyak berubah. Setelah sempat sedikit lebih longgar dengan pola adaptasi kebiasaan baru, awal Juli 2021 seiring dengan kembali meningkatnya kasus covid-19 maka pemerintah kembali menerapkan kebijakan PPKM  (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) darurat  yang dalam pelaksanaannya lebih ketat dibanding aturan-aturan sebelumnya.

Continue reading “Perjalanan Aman Pekerjaan Lancar Untuk Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal Bersama TRAC”
Sekolah-coding-anak-1

Belajar Kapan Saja Dari Mana Saja Bersama RuangBelajar Dari Ruangguru

Tak terasa tahun ajaran baru akan segera dimulai. Selama satu tahun penuh di tahun ajaran kemarin para pelajar melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi yang membuat ruang gerak kita semua menjadi terbatas. Sistem pembelajaran yang membuat kita semua ikut belajar dan beradaptasi, mulai dari pelajar, guru dan tentu saja orang tua.

“Iya sih anak lebih sehat dan aman. Tapi sayanya jadi hipertensi.”

“Nyerah aku. Lha wong kita sekolahin anak karena gak bisa ngajarin, gak ngerti materinya, lha ini malah disuruh jadi guru juga di rumah. Ngapain disekolahin kalau gitu?”

“Anak satu aja puyeng ngajarinnya. Anak gue tiga, gimana caranya dampingin mereka ngerjain tugas padahal gue juga gak ngerti materinya.”

Continue reading “Belajar Kapan Saja Dari Mana Saja Bersama RuangBelajar Dari Ruangguru”
Sekolah-coding-anak-1

Camping Mewah di Bhumi Cantigi

Semilir angin dari lembah dan sawah menyambut kedatangan kami pagi itu. Ya, hari memang masih pagi, baru sekitar pukul 9.30 saat kami tiba di Bhumi Cantigi. Sengaja berangkat pagi-pagi dari Bogor, selain menghindari penyekatan jalur karena masih dalam rangka libur lebaran, kami juga memang ingin berlibur lebih panjang dan lama. Makin pagi tibanya, makin pagi tenda berdiri, makin pagi juga bersantai menikmati akhir pekan.

“Mau di bawah aja. Lebih luas,” kata Prema saat kami diminta memilih lokasi camping. Keinginannya langsung kami setujui. Fyi, kami datang 3 keluarga. Semuanya lagi sakau berat pengen camping saking lamanya si tenda ngumpet aja dalam lemari. Sejak pandemi kami memang tak pernah camping lagi. Ini yang pertamakalinya.

Continue reading “Camping Mewah di Bhumi Cantigi”