8-1

Bertualang ke Gua Garunggang

Lapisan bebatuan terhampar luas di hadapan.  Menyapa pengunjung dengan keindahannya. Terasering cantik terbentang, bagai lukisan dari negeri dongeng. Rasanya, seperti melintasi lorong waktu, terlempar ke peradaban yang lain.  Sungguh, ini terlalu indah untuk diungkapkan dengan kata-kata.

*****

Pagi  masih berbuntal kabut ketika kami sudah siap untuk melakukan petualangan. Total 24 orang. Rasanya, beberapa kali trekking, ini rombongan terbanyak kami. Rame sekali. Kebetulan kami memilih jalan di hari Sabtu, sehingga sebagian besar bisa jalan bersama keluarga, yang memang libur baik kantor maupun  sekolah. 

Continue reading “Bertualang ke Gua Garunggang”
8-1

Penuh Kesan di Bukit Paniisan

Bukit Paniisan

“Hujan nih. Gimana dong, jadi jalan gak?” Tanya saya di WA grup, sekitar jam 4.30 pagi karena ternyata hujan tipis-tipis turun membasahi bumi. Duh, kalau udah rencana jalan lantas hujan rasanya semangat agak mencelos deh.

“Di Lawang Gintung cerah,” bu Ira memberi jawaban

“Pakuan Hill mendung aja, belum hujan,” bu Ayu Anom juga memberi laporan

Continue reading “Penuh Kesan di Bukit Paniisan”
8-1

Trekking Merah Putih ke Kawah Ratu

Asap Sulfatara membumbung tinggi. Meliuk ke sana kemari mengikuti buaian angin. Aroma belerang menguar di udara, menyeruak ke dalam indera penciuman. Meski terasa agak tak nyaman, namun tak mengurangi keindahan panorama yang terbentang di depan mata.

*****

“Nanti dresscodenya Merah Putih ya. Trus jangan lupa bawa bendera juga. Kita ngerayain 17-an di Kawah Ratu,” begitu kurang lebih kesepakatan dalam obrolan di WAG kami, saat merencanakan perjalanan ke Kawah Ratu tepat di tanggal 17 Agustus 2023.

Continue reading “Trekking Merah Putih ke Kawah Ratu”
8-1

Rumah bertumbuh, Ini cerita Kami

“Setelah nikah nanti, kita mau tinggal dimana?”

Pertanyaan itu menjadi awal mula obrolan kami tentang rumah, di pertengahan tahun 2004 lalu. Saat itu saya dan calon suami sudah bertunangan dan berencana melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, menikah.  Posisinya, saya masih ngekost di daerah Jakarta Selatan dan calon suami tinggal di sekretariat KMHDI bersama beberapa orang kawan, di Jakarta Timur.  Sedangkan orang tua kami masing-masing berada di kota berbeda, bapak ibu saya di kendari dan calon mertua di Bali. Otomatis, setelah menikah kami harus langsung mandiri.

Continue reading “Rumah bertumbuh, Ini cerita Kami”
8-1

Romansa Dalam Keindahan Gunung Papandayan

Kaki-kaki melangkah tertatih, menapak jalur berbatu. Sembari bertukar kisah satu dengan lainnya, wajah ceria penuh semangat terpancar jelas. Sebuah awal yang manis, untuk perjalanan tak terduga di depan sana

Mentari masih berselimut awan di ruang peraduannya ketika kendaraan yang kami tumpangi memasuki wilayah Papandayan.  Udara dingin menusuk tulang, menyapu tiap lapisan kulit begitu pintu kendaraan dibuka. Brrrr… gigil langsung menyerbu. Di sisi lain, semangat langsung menyala. Siap untuk sebuah petualangan baru, menoreh jejak di Gunung Papandayan nan menawan.

Continue reading “Romansa Dalam Keindahan Gunung Papandayan”
8-1

Cakap Kelola Finansial Sejak Dini, Aman di Masa Depan

“Bu, tadi pagi Ibu lupa kasi uang saku buat Prema,” kata Prema dalam perjalanan pulang saat saya menjemputnya di Stasiun. Sehari-hari, Prema memang pulang pergi Sekolah dengan Kereta Api.

“Oh iya. Maaf…maaf… Trus gimana dong tadi, Prema jalan kaki dari Sekolah ke Stasiun?”

“Pakai sisa uang minggu lalu. Kebetulan masih ada dua puluh ribu di tas. Tapi nanti gantiin ya,” katanya lagi.

“Siap bos. Nanti ingetin Ibu lagi setelah sampai di rumah ya,”

Continue reading “Cakap Kelola Finansial Sejak Dini, Aman di Masa Depan”
8-1

Family Road Trip, Serunya Bikin Nagih

Hamparan sawah, gunung menjulang, perbukitan hijau, kebun-kebun sayuran, kawasan pemukiman, hutan lindung, pinus-pinus cantik, lautan luas, debur ombak, nyanyian alam, panas, hujan, gelap, terang, langit biru, berawan hingga langit jingga menjadi teman setia perjalanan kami. Menjadi saksi setiap kisah yang tercipta dan kebersamaan yang menjadi rekam jejak kenangan di masa depan.

Yeaaaay… setelah tertunda selama dua tahun lebih karena pandemi, akhir tahun 2022 kami sekeluarga kembali melakukan perjalanan panjang via darat. Terakhir kali road trip itu akhir tahun 2018 – awal 2019. Selama pandemi sempat beberapa kali melakukan perjalanan ke luar kota, tapi semuanya dengan pesawat. Selain karena waktu libur yang tak cukup panjang, juga karena jadwal yang cukup padat. Nah, di akhir tahun 2022 kemarin kami kembali menempuh jalur Jawa – Bali dalam rangka liburan akhir tahun dan merayakan Galungan bersama keluarga besar di Bali.

Continue reading “Family Road Trip, Serunya Bikin Nagih”
8-1

Voluntrip, Traveling Cara Aku Bareng Traveloka

Kaki-kaki kecil itu berlari menghampiri kami. Menyalami tangan, memeluk erat, lalu berceloteh ceria. Mereka bersemangat sekali menyambut hari. “Kak, hari ini bercerita yaaaa….,” pinta seorang anak yang langsung disambut teriakan setuju oleh teman-temannya.

Saya tersenyum. Sungguh ini kebahagiaan yang tak bisa dinilai dengan materi. Berdiri di sini, terasa sedang menyeduh kisah indah dengan sajian cinta dalam secangkir kehangatan yang tak lekang dalam ruang rasa dan ingatan

Continue reading “Voluntrip, Traveling Cara Aku Bareng Traveloka”
8-1

Serunya VW Tour Menikmati Alam Pedesaan Magelang

Yuhuuu… belum bosan khan baca catatan perjalanan ke Yogyakarta?

Hari terakhir di Yogyakarta, tak lengkap kalau gak ada wisatanya dong,ah. Hari pertama dan kedua fokus ke tugas utama, menari dalam rangkaian Abhiseka Siwa Grha 1166 Candi Prambanan.  Gak terasa udah hari ketiga aja, udah waktunya kembali ke ibukota. Sebelum pulang, mumpung memory HP masih lowong, masih bisa dong diisi dengan foto-foto lagi. Padahal ya, koleksi foto sejak hari pertama udah ratusan kakaaak…

Ngalahin lapisannya wafer tango!

Continue reading “Serunya VW Tour Menikmati Alam Pedesaan Magelang”
8-1

Selamat Pagi! Dari Titik Nol Yogyakarta Kami Menyapa

“Ibu-ibu cantik. Rencana besok pagi kita jalan jam 5 pakaian olahraga, jalan pagi cantik di Malioboro. Siap action ya…”

Pesan di atas saya terima di WA dari bu Dewi Edam, ibu yang selalu energik dan penuh ide. Dikirim sehari sebelum keberangkatan kami ke Yogyakarta untuk menari dalam rangka Abhiseka Siwa Grha 1166 Candi Prambanan. Pesan yang langsung saya sambut dengan senyuman manis membayangkan bakalan seru banget nanti di Yogya, sejak hari pertama.

Benar saja. Kami tiba di Yogya sekitar pukul 4.30 pagi dan langsung check in hotel lalu masuk kamar masing-masing. Lanjut tidurkah? Ou tentu tidak. Hanya sempat  taroh barang, membasuh muka biar gak kuyu, langsung kembali ke bis, menuju titik nol Yogyakarta.

Continue reading “Selamat Pagi! Dari Titik Nol Yogyakarta Kami Menyapa”