
Kaki-kaki melangkah tertatih, menapak jalur berbatu. Sembari bertukar kisah satu dengan lainnya, wajah ceria penuh semangat terpancar jelas. Sebuah awal yang manis, untuk perjalanan tak terduga di depan sana
Mentari masih berselimut awan di ruang peraduannya ketika kendaraan yang kami tumpangi memasuki wilayah Papandayan. Udara dingin menusuk tulang, menyapu tiap lapisan kulit begitu pintu kendaraan dibuka. Brrrr… gigil langsung menyerbu. Di sisi lain, semangat langsung menyala. Siap untuk sebuah petualangan baru, menoreh jejak di Gunung Papandayan nan menawan.
Continue reading “Romansa Dalam Keindahan Gunung Papandayan”
Segelas bandrek menyambut kedatangan kami malam itu saat memasuki lobby Prime Park Hotel Bandung. Berangkat jelang malam dari Bogor, kami langsung disergap dingin yang menggigit. Bandrek di depan resepsionis itu benar-benar enak. Tak apalah meski harus berlama-lama duduk disana untuk check in, khan lumayan bisa nambah segelas lagi *jadi ini kedinginan atau haus?* Sayang, saking asyiknya menyesap kehangatan bandrek, saya malah lupa mengabadikan wujudnya.