13

Nostalgia Kejayaan Masa Lampau Pabrik Gula Gembongan di The Heritage Palace

“Masih siang nih, mau langsung bablas pulang atau mampir kemana dulu?” tanya pak suami saat kami baru saja lepas dari wilayah Jawa Timur menuju Jawa Tengah.  Hari itu kami sedang dalam perjalanan kembali ke Bogor setelah berlibur ke Bali.  Perjalanan via darat, karena penasaran pengen menjajal tol Trans Jawa yang fenomenal itu.

“Sebentar.  Ibu intip-intip wisata Solo dan sekitarnya dulu ya.  Siapa tahu ada yang gak jauh dari pintu tol,”  Cepat-cepat saya jawab.  Mau diajak ngebolang mah hayuk aja kakaaak.

Saya kemudian lanjut browsing.  Sembari membuka sosmed.  Lalu mata saya tertumbuk pada postingan seorang teman di laman Facebooknya.  Dia memposting foto keluarga di “The Heritage Palace”.  Awalnya saya kira dia sedang berlibur ke luar negeri, menilik dari arsitektur bangunan megah di belakangnya.  Ternyata di Solooo.  “Wah asik nih,” pikir saya

Cek maps, ternyata lokasinya tak jauh dari pintu tol Kartasura.  Bertempat di Jl. Permata Raya Dukuh Tegal Mulyo, Pabelan, Kec. Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.  Selain dekat pintu tol, lokasinya juga dekat dengan bandara Adi Soemarmo.  Cusslah kita ke sana.  Meski letaknya agak ke dalam, melintasi jalan pedesaan yang  asri, jalanannya kecil tapi cukup baik dan aman kok untuk kendaraan roda empat.  Dari jauh, cerobong asap yang menjulang tinggi sudah terlihat sebagai penanda bangunan tua ini. Continue reading “Nostalgia Kejayaan Masa Lampau Pabrik Gula Gembongan di The Heritage Palace”

13

Tak Ada Istirahat di Pulau Onrust

Pulau Onrust

“Kita udah mau pulang bu?” Tanya Prema saat kami berjalan kembali ke kapal setelah berkenalan dengan Benteng Martello di Pulau Kelor

Fyi, Prema satu-satunya peserta anak dalam trip kali ini.  Awalnya akan ada 4 orang anak, termasuk dua diantara Maliq dan Diaz, putra Mas Yoki (NDI Kids, penyelenggara trip).  Tapi rupanya pas hari H, mereka berhalangan hadir.  Untungnya Prema gak ngambek dan baper.  Dia tetap semangat ikutan trip, meski tak ada anak-anak lainnya.  Malah jadi paling heboh sendiri sampai kakak-kakak peserta lainnya geregetan, antara gemez dan kesel karena Prema heboh bener hahaha.  Maaf ya semua.

“Oh belum.  Kita mau nyebrang ke Pulau Onrust.  Itu pulau besar yang kelihatan di ujung sana,” Jawab saya sembari mengarahkan telunjuk ke sebuah pulau yang tampak lebih besar dari Pulau kelor, tempat kami akan bertolak. Continue reading “Tak Ada Istirahat di Pulau Onrust”

13

Menoreh Jejak di Benteng Martello Pulau Kelor

Benteng Martello

Bangunan bulat dari bata merah itu tampak megah di ujung pulau.  Dari jauh malah terlihat seperti cerobong asap raksasa.  Pak Ary (arkeolog) dan mas Yoki (NDI) mulai bercerita tentang Benteng Martello, demikian nama bangunan itu.

Benteng Martello terdapat di Pulau Kelor, salah satu dari empat pulau yang termasuk dalam Gugusan Pulau Onrust di Kepulauan Seribu.   Pulau-pulau ini telah ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional Taman Arkeologi Onrust dan dikelola Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta. Empat pulau tersebut adalah Pulau Onrust, Pulau Bidadari, Pulau Cipir dan Pulau Kelor.  Letaknya berdekatan sehingga disebut sebagai gugusan. Continue reading “Menoreh Jejak di Benteng Martello Pulau Kelor”

13

Sepenggal Kisah Heroik dari Monumen Operasi Lintas Laut Jawa – Bali

Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali

“Itu apa, Ayah? Kok ada mobil tanknya?” tanya Prema saat kami melintas di Jembrana menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk menyeberang ke Pulau Jawa, kembali ke Bogor di awal tahun 2019 tempo hari

“Wah iya. Bentuk bangunannya unik. Apa ya itu?” Saya jadi ikut penasaran

“Daripada penasaran, mendingan kita putar balik aja yuk.  Mampir sebentar ke sana,” ajak suami yang langsung bersiap-siap untuk memutar balik kendaraan kami.

Kami memang sudah melewati bangunan unik ini.  Berada di tengah-tengah kawasan Taman Nasional Bali Barat, tempatnya agak tersembunyi di balik rimbun pepohonan.  Dalam kondisi jalanan sepi seperti saat kami melintas, sebagian besar kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak menyadari keberadaannya.  Seperti kami, meski tak terlalu ngebut-ngebut banget karena memang ingin menikmati pemandangan sepanjang jalan, di mana banyak monyet-monyet yang bergelantungan di dahan pohon atau sekedar berkumpul di tepi jalan, tapi tetap saja baru menyadari keberadaan bangunan unik ini setelah melewatinya. Continue reading “Sepenggal Kisah Heroik dari Monumen Operasi Lintas Laut Jawa – Bali”

13

Damai Tutur Gunung Batur

Batur Global Geopark

“Wow… ini cantik sekali!” Saya terkagum-kagum memandang hamparan bebatuan berwarna hitam di kaki Gunung Batur yang terbentang luas di hadapan kami hari itu, saat kami sedang dalam perjalanan menuju pemandian air panas alami di tepian Danau Batur.

“Kita mampir yuk! Mau foto-foto,” Haha antena narsis saya langsung berdiri tegak memancarkan sinyal yang kuat.

“Nantilah pulangnya aja, kita makan siangnya di sini aja, sambil piknik tipis-tipis.  Sekarang ikut rombongan dulu,” Sahut Mang Yogi, adik ipar saya yang duduk di bangku belakang. Continue reading “Damai Tutur Gunung Batur”

13

Reguk Damai di Gua Sunyaragi, Cirebon

Gua Sunyaragi Cirebon

Sang surya sedang terik-teriknya memancarkan sinar ketika bus yang kami tumpangi memasuki area parkir Gua Sunyaragi.  Sepintas tak tampak sesuatu yang istimewa di lahan parkir ini.  Hanya ada beberapa pedagang makanan yang menawarkan aneka sajian khas Cirebon di sebuah bangunan tua yang tampak lebih mirip bekas sekolah atau kantor.  Jujur, saya bertanya-tanya, “mau ngapain sih ke sini?” Continue reading “Reguk Damai di Gua Sunyaragi, Cirebon”

13

Pesona Candi Prambanan, Warisan Mahakarya Indonesia Untuk Dunia

y7

TIDAAAAAK! Aku tidak bisa menerima ini.  Hari belum pagi.  Kamu curang Roro Jonggrang! Aku kutuk kau menjadi arca di candi keseribu!” teriak Bandung Bondowoso murka

Kutukannya bertuah.  Seketika Roro Jonggrang berubah menjadi arca, melengkapi 1000 candi yang dimintanya sebagai syarat ketika Bandung Bondowoso ingin menjadikan dirinya sebagai istri.

————————- Continue reading “Pesona Candi Prambanan, Warisan Mahakarya Indonesia Untuk Dunia”

13

Menapak Jejak Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon

Keraton Kasepuhan Cirebon

Butir-butir gerimis menyambut kami saat turun dari bus.  Mengiringi langkah-langkah kami yang berlari kecil menuju loket pembelian tiket.  Untuk masuk area Keraton,  harga tiket untuk pelajar 10 ribu, umum 15 ribu dan wisatawan mancanegara 20 ribu. Termasuk murah untuk tempat wisata yang didalamnya terdapat banyak pengetahuan sejarah.  Kami mendapatkan harga khusus, Karena datang dalam rombongan besar.  Selain tiket, petugas juga menawarkan jasa pemandu wisata yang akan mengantar perjalanan kami menyusuri area keraton yang cukup luas. Tarifnya sukarela, gak ada patokan di loket tiket.

Saya mengedarkan pandangan ke sekeliling.  Di samping loket tiket, tampak penjual souvenir menjajakan dagangannya.  Batik-batik dengan motif khas Cirebon tampak melambai tertiup angin seolah menggoda pengunjung untuk membelinya.  Khas Wisata Indonesia, selalu ada sajian souvenir penanda daerah, sebagai kenang-kenangan saat kembali ke tempat asal. Tepat di depan Keraton Kasepuhan, terdapat alun-alun Kota Cirebon.  Pada zaman dahulu, alun-alun ini bernama Sangkala Buana yang dijadikan tempat latihan keprajuritan yang dilakukan setiap hari Sabtu (Saptonan).  Selain itu, alun-alun ini juga difungsikan untuk melaksanakan berbagai macam hukuman bagi rakyat yang melanggar peraturan. Continue reading “Menapak Jejak Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon”

13

Tari Rejang ; Sebuah Persembahan Tanda Cinta Pada Sang Pencipta

Halo Sahabat ngiringmelali.

Tari Rejang Renteng

Kali ini kita cerita ragam budaya ya,   karena melali itu khan bukan hanya soal wisata alam, tapi juga wisata budaya, wisata kuliner, wisata religi dan lain-lain.

Bali, bukan saja dikenal karena alamnya yang indah tapi juga dengan seni budayanya yang begitu melekat dalam setiap aspek kehidupan masyarakatnya.  Aneka upacara adat keagamaan digelar untuk merayakan, memperingati dan persembahan pada semesta, pada Sang Pencipta.  Wujud rasa syukur dan terimakasih atas segala anugrah yang diberikan.  Tari-tarian salah satunya.  Hadir serupa denyut nadi dalam kehidupan masyarakatnya.  Di setiap tempat, di setiap desa, di bale banjar, Pura bahkan rumah-rumah pribadi, tari Bali hadir diiringi dengan musiknya yang khas. Continue reading “Tari Rejang ; Sebuah Persembahan Tanda Cinta Pada Sang Pencipta”

13

Telisik Sejarah Bali di Bajra Sandhi

Monumen Bajra Shandi Bali

Bali identik dengan pantai, sawah terasering, aneka kerajinan dan budayanya yang khas.  Berkali-kali ke Bali *namanya juga pulang kampung*  membuat kami sesekali ingin mencari wisata yang agak berbeda agar mendapat kenangan tentang Bali dari perspektif yang baru.

Sebenarnya sudah sejak lama kami ingin masuk ke dalam Bajra Sandhi, monumen perjuangan rakyat Bali yang terletak di Lapangan Puputan Renon, tepat di depan kantor Gubernur Bali. Bangunannya sangat artistik,  berbentuk Bajra/genta yaitu alat yang digunakan oleh para pemangku/pinandhita/pedanda (para pemuka agama Hindu) dalam memimpin prosesi upacara keagamaan.  Sayangnya, beberapa kali mampir, waktunya kurang pas karena museum sedang tutup.  Kali ini kami beruntung, museumnya buka.  Bisa deh intip-intip bagian dalamnya. Continue reading “Telisik Sejarah Bali di Bajra Sandhi”